Infografis : Upah Minimum Regional 2013 Indonesia

Upah Minimum Regional (UMR) adalah suatu standar minimum yang digunakan oleh para pelaku pengusaha untuk memberikan upah kepada pegawai, karyawan atau buruh di dalam lingkungan usaha atau kerjanya. Hal ini diatur oleh pemerintah mengenai pengupahan melalui Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 05/Men/1989 tanggal 29 Mei 1989 tentang Upah Minimum. Saat ini Upah Minimum Regional juga dikenal dengan istilah Upah Minimum Propinsi (UMP) karena ruang cakupnya biasanya hanya meliputi suatu propinsi. Selain itu setelah otonomi daerah berlaku penuh, dikenal juga istilah Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Seperti yang kita ketahui pada akhir tahun 2012 terjadi demontrasi buruh besar-besaran, hampir di seluruh Indonesia menuntut perbaikan upah dan kondisi kerja. Kemudian disepakati Upah Minimum Regional / Provinsi tahun 2013 telah disahkan dan  kenaikan yang  cukup tinggi diberbagai tempat di Indonesia, tetapi hal ini memicu protes dari kalangan pengusaha.

Secara nasional, UMP tahun 2012 mengalami kenaikan rata-rata sebesar 9.91% dibandingkan UMP tahun 2011 dan peningkatan yang cukup tinggi untuk UMP tahun 2013 dengan kenaikan rata-rata sebesar 20.31%. Kami lampirkan juga rincian Upah Minimum Provinsi dari tahun 2011, 2012 dan 2013.

Sekedar informasi, saat ini Indonesia memiliki 34 provinsi yakni Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang diresmikan pada tanggal 15 April 2013. Kami ucapkan selamat atas Provinsi Kalimantan Utara, semoga  bisa lebih sejahtera rakyatnya. Karena baru diresmikan, Upah Minimum Provinsi Kalimantan Utara tidak kami lampirkan.

Kenaikan upah minimum tahun 2013, tentu akan berdampak ke berbagai sektor. Seperti naiknya biaya produksi, sehingga banyak pelaku usaha yang memilih untuk meningkatkan produktivitas melalui pengadaan mesin atau otomatisasi bahkan sangat memungkinkan pengurangan tenaga kerja.

UMR-FIXED-01-POST

Untuk infografis dalam resolusi asli silahkan klik di sini 

Infografis : Produksi Kopi Indonesia Terbesar Ketiga Dunia

Kopi Indonesia adalah salah satu minuman yang banyak disukai orang, baik dunia maupun di Indonesia sendiri. Meminum kopi sudah menjadi kegiatan rutin setiap orang, apalagi disaat pagi hari sebelum beraktivitas atupun sore hari selesai beraktivitas. Perlu kita ketahui bahwa kopi Indonesia sangat membantu perekonomian negara. Menurut data International Coffee Organization tahun 2012, bahwa Indonesia produsen kopi ketiga terbesar di dunia setelah Brasil dan Vietnam dengan jumlah ekspor 10.950.000 karung (1 karung 60 kg).  Indonesia diberkati dengan letak geografisnya yang sangat cocok digunakan sebagai lahan perkebunan kopi. Letak yang sangat ideal bagi iklim pertumbuhan dan produksi kopi Indonesia.

Dilihat dari sejarahnya, kopi Arabica adalah kopi pertama yang masuk ke Indonesia pada tahun 1696.  Kopi Indonesia memiliki sejarah panjang  sejak VOC menguasai pasar kopi di dunia hingga saat ini memiliki peranan penting bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat di Indonesia. Kopi Indonesia menjadi komoditas penting bagi perekonomian negara, bahkan nilainya lebih tinggi dibandingkan komoditas dari sektor perkebunan / pertanian lainnya.

Selama ini sebagian besar produksi kopi Indonesia dijual ke pasar global, karena tingkat konsumsi kopi di Indonesia masih tergolong sangat rendah. Walaupun begitu saat ini terjadi peningkatan konsumsi kopi di dalam negeri dan bisa menjadi peluang besar untuk mengembangkan pasar kopi domestik yang dapat berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia.

 

IG-Kopi-Final

Infografis: Nyamuk, Pembunuh No.1 Dunia

Nyamuk, hewan pembunuh no.1 di dunia. Hal itu bisa kita lihat dari jumlah kematian yang disebabkan oleh nyamuk. Di tahun 2010 menurut data WHO, yang meninggal karena penyakit (hanya) malaria sebesar 660.000 jiwa. Hewan satu ini mampu menyebarkan penyakit protozoa seperti malaria, penyakit filaria seperti kaki gajah, dan penyakit bawaan virus seperti demam kuning, demam berdarah dengue, encephalitis, dan virus Nil Barat.

Indonesia pun ikut memerangi penyakit malaria dan penyakit menular lainnya yang menjadi salah satu tujuan dari Millennium Development Goals (MDGs), sebuah paradigma pembangungan global. Tujuan ini akan diukur tingkat pencapaiannya hingga tahun 2015.

Infografis ini didukung oleh Mitra Dokter, dan kami persembahkan agar masyarakat Indonesia lebih waspada akan penyakit malaria, DBD dan penyakit menular lainnya.

Infographics Nyamuk-01

Infografis: Transportasi Indonesia

Indonesia, negara dengan jumlah penduduk 237.641.326 jiwa menurut data resmi sensus penduduk 2010 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik, hingga saat ini diperkirakan jumlah penduduk Indonesia hingga 250 juta jiwa. Banyaknya jumlah penduduk di Indonesia tentu akan berdampak ke segala sektor perekonomian, hingga kebutuhan penduduk Indonesia dalam menggunakan kendaraan pribadinya.

Ternyata hal ini membuat Indonesia menduduki urutan ke-3 dalam penggunaan kendaraan bermotor terbanyak di seluruh dunia. Hal ini juga menyebabkan kota Jakarta dalam menjalani rutinitasnya dengan kemacetan dimana-mana.

Berikut kami lampirkan infografis pertama kami mengenai transportasi Indonesia dan kerugian dari kemacetan akibat banyaknya kendaraan bermotor di Jakarta.

Infographics Transportasi Indonesia n-01

Tentang House of Infographics

Infografis, salah satu jenis konten yang sekarang ini menjadi alternatif dalam menyajikan data. Infografis adalah data visual yang mengubah statistik yang banyak dan terkesan rumit tersebut, menjadi ‘gambar’ yang mudah dipahami.

Hingga saat ini situs yang menyajikan data secara visual di Indonesia masih sedikit. House of Infographics hadir di Indonesia untuk memberikan infografis secara sederhana, mudah dan menyenangkan. Harapannya menjadi ‘rumah’ bagi infografis mengenai statistik Indonesia.

Kontak kami di: house.of.infographics@gmail.com